
Franchise Kopi Chuseyo merupakan peluang bisnis yang menarik di tengah meningkatnya tren minuman kopi kekinian yang menggabungkan konsep budaya Korea dengan cita rasa khas Indonesia.
Didirikan dengan konsep unik dan branding yang kuat, Kopi Chuseyo berhasil menarik perhatian kalangan muda yang menyukai budaya K-pop dan K-drama, sekaligus penikmat kopi yang mencari pengalaman berbeda dari sekadar menikmati secangkir minuman.
Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas merek ini terus tumbuh berkat pendekatan pemasaran yang kreatif, suasana kedai yang instagramable, serta menu yang inovatif dan terjangkau.
Peluang bisnis franchise ini sangat menjanjikan bagi calon mitra yang ingin memiliki usaha di industri F&B tanpa harus memulai dari nol.
Dengan dukungan sistem operasional yang telah terbukti, pelatihan karyawan, dan strategi promosi yang terstruktur, investor dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis.
Selain itu, daya tarik budaya Korea yang masih kuat di Indonesia memberikan nilai tambah bagi daya jual franchise ini.
Bagi Anda yang ingin masuk ke dunia usaha dengan risiko lebih terukur dan merek yang sudah dikenal luas, Franchise Kopi Chuseyo bisa menjadi pilihan ideal untuk meraih keuntungan sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Kopi Chuseyo adalah jaringan kedai kopi bertema Korea yang didirikan pada tahun 2019 oleh Daniel Hermansyah melalui perusahaannya, PT Kopi Opa Korea.
Terinspirasi oleh meningkatnya popularitas budaya K-Pop di Indonesia, Daniel melihat peluang untuk menciptakan ruang yang menggabungkan kecintaan terhadap kopi dan budaya Korea.
Nama “Chuseyo” berasal dari bahasa Korea yang berarti “tolong berikan”, sering digunakan saat memesan makanan atau minuman.
Kedai pertama Kopi Chuseyo dibuka di Gading Serpong, Tangerang, dengan konsep yang unik: barista dipanggil dengan sebutan Korea seperti “Oppa” untuk pria dan “Unnie” untuk wanita, menciptakan suasana yang autentik bagi para penggemar K-Pop.
Menu andalannya termasuk Dalgona Coffee, serta varian lain seperti Kopi Oppa, Kopi Unnie, Kopi Moka, dan Kopi Ahjussi, yang disajikan panas atau dingin.
Kopi Chuseyo juga menawarkan menu non-kopi dan camilan khas Korea, serta kopi botolan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama pandemi COVID-19.
Daniel Hermansyah, lahir pada 28 Agustus 1992, adalah lulusan Sarjana Ekonomi dan seorang Certified Professional Marketer.
Sebagai CEO PT Kopi Opa Korea, ia memimpin strategi perusahaan dan bertanggung jawab atas semua departemen.
Visi perusahaan adalah menjadi “The Only K-Pop Hub in The Nation”, dengan misi merangkul komunitas K-Pop di Indonesia dan menyelenggarakan berbagai acara seperti nonton bareng dan pertemuan komunitas.
Sejak didirikan, Kopi Chuseyo telah berkembang pesat dengan membuka lebih dari 15 cabang di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Magelang, Surabaya, Banjarmasin, dan Samarinda.
Meskipun pandemi sempat menghambat ekspansi, perusahaan tetap optimis untuk membuka lebih dari 40 cabang di masa depan.
Dengan pendekatan yang menggabungkan budaya populer dan inovasi dalam bisnis kopi, Kopi Chuseyo berhasil menciptakan komunitas yang solid di kalangan penggemar K-Pop Indonesia.
Berikut adalah rangkuman menu Kopi Chuseyo, kafe bertema K-Pop yang populer di Indonesia, lengkap dengan penjelasan dan harga berdasarkan informasi dari berbagai sumber:
Kopi Chuseyo menggunakan biji kopi Korean blend dengan kadar asam rendah, sehingga aman untuk lambung.
Kopi Oppa (Rp19.000): Kopi susu khas Chuseyo dengan rasa manis dan creamy.
Kopi Unnie (Rp19.000): Versi kopi susu dengan sentuhan rasa yang lebih ringan.
Kopi Dalgona (Rp25.000): Kopi dengan topping krim dalgona yang lembut dan manis.
Kopi Americano (Rp18.000): Kopi hitam tanpa susu, cocok bagi pecinta kopi murni.
Kopi Latte (Rp20.000): Perpaduan espresso dan susu yang seimbang.
Kopi Caramel Macchiato (Rp22.000): Kopi dengan rasa karamel yang manis dan aroma khas.
Bagi yang tidak mengonsumsi kopi, tersedia berbagai pilihan minuman lain:
Banana Uyu (Rp25.000): Susu pisang ala Korea yang manis dan menyegarkan.
Strawberry Uyu (Rp25.000): Susu stroberi dengan rasa buah yang segar.
Mint Choco (Rp25.000): Perpaduan cokelat dan mint yang menyegarkan.
Dark Chocolate (Rp25.000): Minuman cokelat pekat dengan rasa yang kaya.
White Regal (Rp25.000): Minuman susu dengan rasa biskuit regal yang khas.
Kopi Chuseyo juga menawarkan berbagai makanan khas Korea:
Tteokbokki (Rp25.000): Kue beras dengan saus gochujang pedas manis.
Ramyeon (Rp25.000): Mi instan Korea dengan kuah pedas dan topping.
Gimmari (Rp29.000): Gulungan rumput laut berisi soun yang digoreng renyah.
Teokkochi (Rp15.000): Sate kue beras dengan saus khas Korea.
Untuk menemani minuman, tersedia berbagai camilan dan dessert:
Tiramisu Cake (Rp21.000): Kue tiramisu lembut dalam cup.
Cream Cheese Garlic Bread (Rp22.000): Roti dengan isian krim keju dan rasa bawang putih.
Cookies (Salted Choco) (Rp9.000): Kue kering cokelat dengan sentuhan asin.
Kopi Chuseyo adalah jaringan kedai kopi bertema K-Pop yang unik di Indonesia, memadukan budaya Korea dengan pengalaman menikmati kopi.
Berikut adalah beberapa keunggulan utama Kopi Chuseyo:
1. Konsep Unik: K-Pop Hub Pertama di Indonesia
Kopi Chuseyo menggabungkan kedai kopi dengan komunitas K-Pop, menciptakan suasana yang menarik bagi penggemar K-Pop.
Dengan tagline “The Only K-Pop Hub in the Nation”, kedai ini menjadi tempat berkumpulnya para penggemar K-Pop untuk menikmati kopi sambil merayakan budaya Korea.
2. Menu Autentik ala Korea
Kopi Chuseyo menawarkan berbagai minuman kopi dan non-kopi dengan cita rasa khas Korea, seperti Dalgona Coffee, Kopi Oppa, dan Banana Uyu.
Biji kopi yang digunakan adalah biji kopi segar dengan tingkat keasaman rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita maag.
3. Dukungan Komunitas K-Pop
Kopi Chuseyo aktif mengadakan acara komunitas K-Pop di setiap outlet-nya, seperti gathering dan perayaan ulang tahun idola K-Pop.
Bahkan, komunitas K-Pop dapat menggunakan ruang di kedai secara gratis untuk acara mereka, memperkuat hubungan antara brand dan komunitas.
4. Pertumbuhan Bisnis yang Pesat
Sejak didirikan pada 2019, Kopi Chuseyo telah berkembang pesat dengan lebih dari 70 cabang di seluruh Indonesia.
Strategi pemasaran yang efektif dan dukungan dari komunitas K-Pop telah membantu pertumbuhan bisnis ini, bahkan di masa pandemi.
5. Peluang Waralaba yang Menjanjikan
Kopi Chuseyo menawarkan peluang waralaba dengan dukungan penuh, termasuk pelatihan, survei lokasi, dan strategi pemasaran.
Dengan omset harian yang dapat mencapai Rp16 juta dan bulanan hingga Rp97 juta, bisnis ini menunjukkan potensi keuntungan yang signifikan.
Dengan kombinasi konsep yang unik, menu autentik, dukungan komunitas, pertumbuhan bisnis yang pesat, dan peluang waralaba yang menjanjikan, Kopi Chuseyo menonjol sebagai pilihan menarik bagi penggemar K-Pop dan pengusaha yang ingin terlibat dalam industri kopi bertema Korea di Indonesia.
Untuk menjalin kemitraan dengan franchise Kopi Chuseyo, terdapat beberapa persyaratan dan fasilitas yang perlu Anda ketahui.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai hal tersebut:
1. Lokasi Usaha
Kopi Chuseyo memiliki kriteria ketat dalam pemilihan lokasi outlet.
Lokasi yang dipilih harus memiliki tingkat keramaian yang tinggi dan pasar yang potensial.
Selain itu, terdapat jarak minimal 5 km antara outlet satu dengan yang lainnya untuk menjaga eksklusivitas dan mencegah kanibalisme antar cabang.
2. Ukuran dan Jenis Lokasi
Outlet franchise Kopi Chuseyo umumnya berlokasi di ruko dengan luas minimal 60 m².
Jenis lokasi yang disarankan adalah ruko yang strategis dan mudah diakses oleh konsumen.
3. Sumber Daya Manusia
Kopi Chuseyo menyediakan pelatihan bagi karyawan baru, termasuk barista.
Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan standar kualitas dan pelayanan yang konsisten di setiap outlet.
4. Sistem Operasional
Franchise ini menyediakan sistem POS (Point of Sale) dan ERP (Enterprise Resource Planning) terintegrasi untuk memudahkan manajemen transaksi dan operasional harian outlet.
Selain itu, terdapat standar operasional prosedur (SOP) yang harus diikuti oleh setiap mitra untuk menjaga konsistensi layanan.
5. Dukungan Pemasaran
Kopi Chuseyo memberikan dukungan pemasaran yang mencakup kegiatan promosi offline dan online.
Mitra juga mendapatkan materi pemasaran seperti desain interior outlet dan pemasaran digital untuk menarik pelanggan.

Paket kemitraan franchise Kopi Chuseyo menawarkan berbagai opsi investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai harga dan fasilitas yang disediakan:
Paket Investasi Rp 140 Juta
Paket ini mencakup:
Peralatan lengkap (mesin kopi, freezer, POS, ERP)
Bahan baku awal
Pelatihan dan rekrutmen barista
Template desain interior
Pendaftaran mitra e-payment (ShopeePay, GoPay, OVO, BCA, GoFood, GrabFood)
Dukungan pemasaran dan survei lokasi
Sistem semi-autopilot yang memudahkan operasional
Paket Investasi Rp 149 Juta
Paket ini menawarkan:
Biaya awal sebesar Rp 75 juta
Estimasi laba bersih bulanan sekitar Rp 20 juta
ROI (Return on Investment) dalam waktu sekitar 12 bulan
Durasi lisensi selama 2 tahun
Minimal luas gerai 60 m²
Paket Investasi Rp 200 Juta (2 Brand: Kopi Chuseyo & Mogoyo)
Paket ini memberikan:
Perlengkapan dapur dan saji
Peralatan dan mesin (termasuk freezer)
POS & ERP terintegrasi
Biaya pemasaran untuk grand opening
Meja, kursi, dan perlengkapan lainnya
Dukungan pemasaran lengkap serta pelatihan karyawan
Omzet Harian: Dapat mencapai hingga Rp 16 juta
Omzet Bulanan: Rata-rata sekitar Rp 97 juta
ROI: Diperkirakan dalam waktu 12 bulan
Jumlah Gerai: Lebih dari 70 gerai di seluruh Indonesia
Peralatan Standar: Disediakan oleh pusat
Pelatihan Karyawan: Termasuk dalam paket kemitraan
Sistem Pembayaran: POS & ERP terintegrasi
Pendaftaran E-Payment: Mitra didaftarkan ke berbagai platform pembayaran digital
Desain Interior: Template disediakan untuk keseragaman brand
Dukungan Pemasaran: Baik offline maupun online
Sistem Semi-Autopilot: Memudahkan operasional harian
Survei Lokasi: Disediakan untuk memastikan lokasi strategis
Beberapa lokasi gerai Kopi Chuseyo di Indonesia antara lain:
Kelapa Gading
Cirebon
Binus Kemanggisan
Tanjung Duren
Surabaya
Jogja
Bandung
Makassar
Bali
Dan masih banyak lagi
Menjalin kemitraan dengan franchise Kopi Chuseyo menawarkan berbagai keuntungan strategis yang dapat mendukung kesuksesan bisnis Anda.
Berikut adalah penjelasan lengkap berdasarkan informasi resmi dan sumber terpercaya:
1. Konsep Unik dan Diferensiasi Brand yang Kuat
Kopi Chuseyo mengusung konsep kedai kopi bernuansa Korea dengan tagline “The Only K-Pop Hub in The Nation”.
Dengan menyasar komunitas K-Pop yang memiliki loyalitas tinggi dan daya beli kuat, konsep ini memberikan diferensiasi yang signifikan di pasar kopi Indonesia.
Selain itu, Kopi Chuseyo aktif mengadakan acara komunitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat branding mereka.
2. Produk Berkualitas dan Inovatif
Kopi Chuseyo menawarkan produk andalan seperti kopi fresh anti-maag yang dibuat langsung saat ada pesanan, memastikan kesegaran dan rasa terbaik.
Mereka juga terus berinovasi dengan varian menu yang mengikuti tren dan selera konsumen, seperti dalgona coffee dan minuman berbasis buah.
3. Paket Kemitraan Lengkap dan Dukungan Penuh
Dengan investasi mulai dari Rp140 juta hingga Rp200 juta, mitra akan mendapatkan:
Peralatan dan mesin standar
Bahan baku awal
Template desain interior
Rekrutmen dan pelatihan barista
Pendaftaran mitra e-payment (GoPay, OVO, ShopeePay, dll.)
Dukungan pemasaran offline dan online
Konsultasi bisnis berkelanjutan
4. Potensi Keuntungan dan Break Even Point (BEP) Cepat
Beberapa mitra Kopi Chuseyo melaporkan omset harian hingga Rp16 juta dan bulanan mencapai Rp97 juta.
Dengan strategi pemasaran yang efektif dan dukungan dari pusat, BEP dapat dicapai dalam waktu sekitar satu tahun.
5. Ekspansi Cepat dan Jaringan Luas
Sejak berdiri pada 2019, Kopi Chuseyo telah memiliki lebih dari 50 cabang di seluruh Indonesia.
Ekspansi ini menunjukkan kepercayaan pasar dan potensi pertumbuhan yang besar bagi mitra baru.
6. Sistem Bisnis Auto-Pilot
Kopi Chuseyo menawarkan konsep bisnis yang dapat dijalankan secara auto-pilot, di mana operasional harian didukung penuh oleh tim pusat.
Hal ini memudahkan mitra yang mungkin tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam industri F&B.
Berikut adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk franchise Kopi Chuseyo, sebuah jaringan kedai kopi bertema K-Pop yang tengah berkembang di Indonesia:
Konsep Unik dan Diferensiasi Pasar
Kopi Chuseyo menghadirkan konsep kedai kopi bernuansa K-Pop, yang membedakannya dari kompetitor dan menarik bagi penggemar budaya Korea di Indonesia.
Komunitas Loyal
Dengan menggandeng komunitas K-Pop, Kopi Chuseyo berhasil membangun basis pelanggan yang setia dan aktif dalam promosi organik melalui media sosial.
Pengalaman Pelanggan yang Imersif
Desain interior yang tematik, musik K-Pop, dan merchandise eksklusif menciptakan pengalaman yang menyeluruh bagi pelanggan, meningkatkan retensi dan loyalitas.
Ketergantungan pada Tren K-Pop
Fokus yang kuat pada budaya K-Pop bisa menjadi kelemahan jika tren tersebut menurun, sehingga perlu diversifikasi untuk menjaga relevansi.
Segmentasi Pasar yang Terbatas
Dengan menargetkan penggemar K-Pop, pasar Kopi Chuseyo menjadi lebih sempit, berpotensi membatasi pertumbuhan di luar komunitas tersebut.
Keterbatasan Inovasi Produk
Fokus pada tema K-Pop mungkin membatasi eksplorasi menu yang lebih luas, yang dapat mengurangi daya tarik bagi pelanggan umum.
Ekspansi Pasar
Dengan meningkatnya popularitas budaya Korea di Indonesia, terdapat peluang untuk membuka cabang di kota-kota lain yang memiliki komunitas K-Pop aktif.
Kolaborasi dengan Artis atau Brand K-Pop
Mengadakan kolaborasi dengan artis atau brand K-Pop dapat meningkatkan visibilitas dan menarik pelanggan baru.
Diversifikasi Produk dan Layanan
Menambahkan menu baru atau layanan seperti acara nonton bareng konser K-Pop dapat memperluas daya tarik dan meningkatkan pendapatan.
Persaingan yang Meningkat
Semakin banyak kedai kopi yang mengadopsi tema serupa atau menawarkan pengalaman unik, meningkatkan persaingan di pasar.
Perubahan Tren Konsumen
Perubahan preferensi konsumen terhadap budaya populer dapat mempengaruhi daya tarik konsep K-Pop dalam jangka panjang.
Ketergantungan pada Komunitas Tertentu
Ketergantungan pada komunitas K-Pop membuat bisnis rentan terhadap dinamika internal komunitas tersebut, seperti konflik atau pergeseran minat.
Berikut adalah kiat sukses menjalankan bisnis franchise Kopi Chuseyo, berdasarkan pengalaman dan strategi yang telah terbukti efektif:
1. Fokus pada Kualitas Produk
Kopi Chuseyo menekankan pada penyajian kopi fresh brew yang aman bagi penderita maag.
Dengan menggunakan biji kopi segar tanpa proses penampungan, mereka memastikan rasa dan aroma kopi tetap optimal.
Hal ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang mengutamakan kualitas dan kesehatan.
2. Membangun Diferensiasi Melalui Branding Unik
Mengusung tagline “The Only K-Pop Hub in the Nation”, Kopi Chuseyo berhasil menarik perhatian komunitas penggemar K-Pop.
Mereka menyelenggarakan berbagai acara komunitas, seperti gathering dan kursus Bahasa Korea, yang memperkuat identitas merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
3. Pemilihan Lokasi yang Strategis
Kopi Chuseyo melakukan survei lokasi secara ketat, memastikan jarak antar cabang minimal 5 km dan mempertimbangkan potensi pasar di sekitar lokasi.
Hal ini membantu menghindari persaingan internal dan memastikan setiap cabang memiliki peluang pasar yang optimal.
4. Pemanfaatan Teknologi untuk Pengelolaan Bisnis
Untuk mengelola banyak cabang, Kopi Chuseyo menggunakan aplikasi keuangan seperti Jurnal yang terintegrasi dengan sistem POS.
Dengan pembaruan data secara real-time, mereka dapat memantau performa setiap cabang, mengelola stok, dan mengoptimalkan pengeluaran secara efisien.
5. Strategi Pemasaran yang Kreatif dan Inovatif
Kopi Chuseyo rutin meluncurkan menu musiman dan produk terbatas untuk menarik perhatian konsumen.
Mereka juga berkolaborasi dengan influencer dan aktif di media sosial untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau audiens yang lebih luas.
6. Pelatihan dan Dukungan untuk Mitra Franchise
Kopi Chuseyo menyediakan pelatihan intensif bagi mitra franchise, termasuk pelatihan barista dan manajemen operasional.
Dengan dukungan penuh dari franchisor, mitra dapat menjalankan bisnis dengan lebih percaya diri dan profesional.
7. Menjaga Hubungan Baik dengan Pelanggan
Kopi Chuseyo aktif membangun hubungan dengan pelanggan melalui media sosial dan program loyalitas.
Dengan mendengarkan feedback dan berinteraksi langsung, mereka dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun komunitas yang solid.
Dengan menerapkan kiat-kiat di atas, Anda dapat meningkatkan peluang sukses dalam menjalankan bisnis franchise Kopi Chuseyo.
Selalu ingat untuk menjaga kualitas produk, berinovasi dalam pemasaran, dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Bisnis franchise Kopi Chuseyo merupakan peluang usaha yang menjanjikan di industri kopi, terutama di Indonesia yang sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam konsumsi kopi.
Konsep bisnis yang diusung oleh Kopi Chuseyo fokus pada penyediaan kopi berkualitas dengan berbagai varian yang menarik bagi pelanggan.
Sebagai franchise, Kopi Chuseyo menawarkan sistem yang telah teruji dan dukungan operasional yang komprehensif, memungkinkan para mitra untuk mengurangi risiko usaha.
Dengan menggunakan bahan baku yang berkualitas dan menyediakan pengalaman konsumen yang menyenangkan, franchise ini dapat menarik berbagai segmen pasar, dari pelajar hingga profesional.
Selain itu, dengan adanya dukungan dari pusat, franchisee dapat memanfaatkan strategi pemasaran yang telah terbukti efektif.
Meskipun persaingan dalam bisnis kopi semakin ketat, keberhasilan Kopi Chuseyo terletak pada konsistensi kualitas, inovasi produk, dan pendekatan yang ramah konsumen, yang semakin memperkuat posisinya di pasar.
Namun, seperti bisnis franchise lainnya, kesuksesan sangat bergantung pada lokasi, manajemen yang baik, dan kemampuan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan efektif.